Tips & Tutorial
hidroponik-pagifarm

Harga Lahan Mahal Tapi Ingin Punya Usaha ? Yuk Mulai Dengan Hidroponik

Pesatnya kemajuan teknologi saat ini membuat para petani harus putar otak untuk tetap meningkatkan hasil panen dan keuntungan yang maksimal. Akan tetapi, lahan yang tersedia semakin hari juga semakin terbatas akibat maraknya sektor industri dan jasa, sehingga kegiatan pertanian pun semakin tidak kompetitif karena tingginya harga lahan. Di sisi lain, masyarakat urban yang memiliki banyak waktu dirumah pun juga ingin memiliki usaha yang dapat menghemat pengeluaran tetapi ramah lingkungan, walaupun memiliki keterbatasan lahan. Kebutuhan akan pangan pun semakin meningkat seiring bertambahnya penduduk dunia setiap tahunnya, sehingga pasokan untuk sayur dan buah sebagai pemenuh kebutuhan manusia juga perlu dipasok setiap waktunya. Melihat permasalahan-permasalahan tersebut, membuat para inovator-inovator pertanian melakukan berbagai penelitian untuk menemukan solusinya. Akan tetapi, tidak perlu bingung lagi sekarang. Faktanya, saat ini sudah ada inovasi terbaru loh untuk menjawab permasalahan itu. Salah satunya yaitu teknologi hidroponik. Dimana teknologi hidroponik ini merupakan lahan budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, dan hanya menggunakan media air sebagai medium untuk menggantikan tanah. Jadi, hidroponik ini bisa memanfaatkan lahan yang sempit, seperti pekarangan rumah, atap rumah, garasi, dapur, maupun lahan lainnya.

Walapun dengan keterbatasan lahan, sistem hidroponik ini juga sangat menguntungkan dari segi kuantitas dan kualitas hasil pertaniannya. Ada banyak keunggulan dari sistem hidroponik ini, seperti kepadatan tanaman per satuan luas dapat dilipat gandakan sehingga menghemat penggunaaan lahan, untuk mutu produk dan kebersihannya pun terjamin karena kebutuhan nutrient tanaman dipasok secara terkendali di medium air. Selain itu, hal yang paling menguntungkan untuk kita sebagai petani adalah hidroponik ini dapat dipanen sesuai dengan kebutuhan pasar dan tidak tergantung oleh musim ataupun waktu tanam dan panen seperti yang terjadi pada pertanian konvensional. Untuk harga jual hasil panen tanaman hidroponik pun lebih tinggi dibanding tanaman non-hidroponik karena perawatannya yang minim akan pestisida sehingga produk lebih organik.

Berbagai jenis tanaman sebenarnya dapat dibudidayakan juga dalam sistem hidroponik, seperti bunga-bungaan, semak hiasan, perdu dan hiasan, bahkan sayuran dan buah-buahan semisal kangkung, sawi, pakcoy, kale, tomat, brokoli, paprika pun dapat ditanam melalui media ini.

Informasi mengenai teknologi hidroponik di Indonesia masih minim dikalangan masyarakat, dikarenakan kurangnya penyuluhan dan pelatihan akan keunggulan sistem ini. Padahal, jika digeluti dengan sungguh-sungguh, bisnis ini dapat menjangkau pasar internasional dengan meluasnya pangsa pasar yang berpotensi besar. Selain itu, jika sudah berkembang dalam skala besar, mampu menjadi penghasilan utama bagi pemilik dan menjadi sumber lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Untuk itu, ayo kita beralih ke sistem hidroponik untuk hasil panen yang lebih memuaskan. Anyplant, anytime, anywhere.

Komentar

X